Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Penyebab Pendapatan Kreator Dari Monetisasi Konten Facebook Sangat Kecil

5 Penyebab Pendapatan Kreator Dari Monetisasi Konten Facebook Sangat Kecil

Tujuan seorang kreator konten adalah mendapatkan penghasilan atau cuan dari setiap konten yang telah di publikasikan di sosial media.

Begitupun dengan kreator konten di facebook, namun bagaimana jika ternyata konten yang kita posting mendapatkan nol rupiah alias tidak dibayar?

Disini kita akan bahas tuntas persoalan tersebut, yang pastinya sebagian kreator khususnya teman-teman kreator pemula merasa kaget atau belum begitu memahami tentang alasan kontennya tidak bercuan.

Jadi, baca sampai selesai ya agar tidak terjadi salah paham ataupun miskomunikasi!

Penyebab Penghasilan Monetisasi Konten Facebook Tidak Maksimal

Alih-alih mendapatkan bayaran tinggi atas konten viral kita, ternyata hanya dibayar kecil oleh meta bahkan tidak dibayar sama sekali.

Sebelum ke pembahasan utama, saya harap teman-teman sudah memahami tentang syarat dasar agar profil atau fanspage facebook bisa menghasilkan uang.

Jika belum, kalian bisa baca-baca di tulisan saya yang lain yang sudah pernah dibuat sebelumnya. Tapi biar pembahasan kita beralur kayaknya ada baiknya kalo sedikit saya singgung dari awal tentang monetisasi konten facebook deh.

Jadi, facebook atau meta saat ini memberikan fitur unggulan yang tentunya banyak dinanti-nanti oleh para kreator konten.

Fitur yang saya maksud adalah Monetisasi Konten atau biasa disingkat MK. Nah fitur MK ini, sebelumnya adalah gabungan dari beberapa jenis monetisasi yang ditawarkan oleh meta.

Jadi sebelum disebut MK, dulunya ada beberapa pecahan fitur monet di facebook antara lain: monetisasi reel, monetisasi video, bonus kinerja.

Monetisasi reels itu sendiri merupakan fitur monet khusus untuk reel yang memenuhi syarat monetisasi, begitupun dengan monetisasi video merupakan monetisasi untuk video panjang yang memenuhi syarat.

Sedangkan monetisasi bonus kinerja merupakan fitur tambahan khusus untuk postingan foto maupun text. Jadi dulunya itu kepisah-pisah gitu bro. 

Nah, untuk mendapatkan setiap fitur monetisasi tersebut ada syarat wajib salah satunya jam tayang dan durasi tonton yang harus terpenuhi, dismping itu ada juga yang berdasarkan undangan resmi.

Berbeda hal nya untuk jenis monetisasi MK seperti yang kita kenal sekarang, dimana selain memenuhi syarat dasar juga wajib diundang agar bisa memperoleh fitur ini.

Akan tetapi, sejak diluncurkannya fitur monetisasi facebook MK ini, banyak sekali teman-teman kreator merasa jika pendapatannya lebih kecil dibanding jenis monetisasi saat masih menggunakan fitur yang lama.

 Lantas apa saja penyebab pendapatan MK pada Facebook tersebut tidak maksimal?

Konten tidak ramah pengiklan

Salah satu peyebab konten kita tidak digaji meta, semua itu terjadi karena jenis konten yang telah kita posting dinilai kurang atau bahkan tidak ramah pengiklan.

Pengiklan yaitu orang yang menggunakan jasa sosial media facebook sebagai media promosi/iklan untuk produknya.

Ingat, kita dibayar oleh meta atas bagi hasil iklan yang tayang di postingan video kita. Jika konten video kita dinilai tidak ramah atau tidak relevan dengan pengiklan, otomatis juga iklan tidak akan ditayangkan di konten video kita.

Sehingga secara tidak langsung hal ini menyebabkan kita tidak mendapatkan bagian dari hasil bagi penayangan iklan.

Durasi Video atau Reels terlalu pendek

Terdapat jeda iklan ditengah-tengah reels atau video yang diputar oleh penonton, yang artinya kita konten yang kita buat berdurasi terlalu pendek maka tidak ada jeda iklan yang akan ditayangkan.

Makanya meskipun reels kita FYP atau viral, pendapatan kita hanya kecil atau bahkan kosong. Bisa dipahami kan? agak belibet sih nulisku, tapi semoga mampu menjelaskan lebih detail ya.. 

Lantas berapa sih durasi yang baik untuk sebuah reels video yang harus kita upload? 

jadi seperti yang sudah tertulis di panduan meta kreator, yang mana disana diwajibkan agar ramah pengiklan dan berpeluang ditempeli jeda iklan maka seyogyanya reels video memiliki durasi antara 15 detik hingga 60 detik.

Hayoo, silahkan dicek kembali berapa durasi reels video yang telah teman-teman upload selama ini! jangan sampai kalian cuma capek aja bikinnya tapi gak ada hasil cuan sama sekali, sayang sekali bukan?

Reels video memiliki jumlah tayangan yang kecil menyebabkan pendapatan akan kecil

Seperti yang sudah saya singgung di atas, selain reels video yang kita posting mematuhi standar pedoman meta, juga wajib memeiliki jam tayang yang cukup

Artinya ketika reels video kita gak ditonton orang, lantas darimana iklan akan nempel? Lebih jelasnya semakin bayak ditonton, maka semakin banyak pula pendapatan dari sang kreator.

Hal tersebut terjadi karena banyaknya iklan yang berhasil ikut ditayangkan dan ditonton. simpel bukan? yuk, kita cek sama-sama reels video yang kita upload apakah sudah memenuhi standar atau belum nih..

Reels Video memiliki durasi tonton pendek menyebabkan pendapatan akan kecil

Apabila ternyata reels video kita sudah FYP namun pendapatan masih saja kecil, coba deh di cek durasi rata-rata ditonton.

Jika durasi rata-rata ditonton sangat rendah maka akan berpotensi pendapatan kita juga akan kecil, hal ini juga masih berkaitan erat dengan jeda iklan.

Disaat penonton hanya melihat sekilas reels video kita, meskipun konten tersebut viral jika sebelum muncul jeda iklan ternyata penonton sudah skip atau skroll video, maka pendapatan tidak ada yang masuk dong.

Maka, cobalah bikin reels video yang menarik sehingga penonton betah berlama-lama bahkan hingga memutar ulang ulang, agar banyak jeda iklan yang berhasil nempel.

Banyak cara agar konten kita menarik minat penonton, mulai dari video yang bermanfaat, hingga menghibur.

Jangan lupakan hook di awal video, karena ini termasuk ampuh menarik penonton untuk melihat reels video kita secara utuh.

Posting Komentar untuk "5 Penyebab Pendapatan Kreator Dari Monetisasi Konten Facebook Sangat Kecil"